"Ironi terbesar adalah kalau anda sampai begitu bernafsunya mengejar kebahagiaan (kebahagiaan yang lebih besar) anda justru akan terjebak. Terjebak dalam pertempuran merebut kebahagiaan yang tidak pernah berakhir dan anda justru tidak akan pernah merasakan kebahagiaan itu." --Quoted from Laa Tahinuu Walaa Tahzanuu by Mahmud Asy-Syafrowi--
Siapapun didunia ini pasti tidak ada yang tidak ingin bahagia dalam hidupnya. Tetapi apakah arti dari suatu kebahagiaan itu sendiri? Dalam kondisi bagaimanakah seseorang itu bisa dikatakan bahagia? Bagaimanakah kita bisa mengukur kebahagiaan seseorang?? Apakah dari banyaknya materi yang dimilikinya ataukah dari pangkat atau popularitasnya dalam masyarakat??? Apakah kebahagiaan itu bersifat relatif? Apakah kebahagiaan itu bersifat abadi?
Ada pepatah mengatakan "Don’t wait for the happiness because it will never come but is created" kebahagiaan itu harus diciptakan bukannya dicari atau bahkan hanya untuk ditunggu. Karena kebahagiaan itu tidak akan pernah datang jika kita tidak berusaha menciptakannya sendiri karena pada dasarnya kebahagiaan itu adalah sebuah pilihan.
Kebahagiaan itu hanya bisa dirasakan oleh hati dan akan mudah diciptakan bila kita selalu berpikir positif dan pandai bersyukur. Sebenarnya kita tidak butuh alasan yang berat dan muluk-muluk untuk bisa jadi bahagia. Bukankah kita tidak perlu menunggu untuk menjadi seorang Millionaire dahulu supaya jadi bahagia?? bukankah begitu??? Terkadang seseorang dengan mudahnya menjadi bahagia hanya karena melihat langit yang begitu cerahnya di sore hari. Well, i have already told you.. Bukankah kebahagiaan itu adalah sebuah pilihan??? dan pilihan itu ada ditangan kita. So, you can make a choice now!!!
Mungkin setiap orang memiliki definisi sendiri akan arti dari suatu kebahagiaan, begitupun juga aku. Well, actually it is hard for me to define it but I know for sure in what such a condition I will be happy. Dan pada kondisi dan situasi seperti inilah dimana aku bisa dan pernah merasakan bahagia:
- Bahagia itu saat aku mendapat nilai bagus saat ulangan.
- Bahagia itu sewaktu aku mendapat pujian dari teman teman setelah aku selesai presentasi di speaking class-ku
- Bahagia itu ketika aku pulang kerumah dalam keadaan lapar dan mendapati ibuku sedang memasak makanan kesukaanku dan pada akhirnya aku bisa makan lebih dari satu porsi :D
- Bahagia itu saat aku bisa menonton film bagus yang bisa membuatku terhanyut dalam alur ceritanya dan tanpa kusadari kalau aku bisa sampai nangis dan tertawa tawa sendiri.
- Bahagia itu saat semua materi yang telah kupelajari semalaman ternyata keluar pada saat ujian.
- Bahagia itu disaat aku bisa menangis sepuasnya dalam sujudku disepertiga malam
- Bahagia itu dikala aku berhasil untuk tidak tidur lagi setelah sholat subuh.
- Bahagia itu sewaktu aku bisa buktikan kesemua orang kalau aku bisa mendapat apa yang kumau melalui kerja keras.
- Bahagia itu diwaktu aku berhasil memasak makanan yang enak dan orang orang rumah beramai ramai menghabiskannya.
- Bahagia itu ketika orang yang kurindukan tiba tiba menelponku dan menanyaiku apa aku sudah makan dan sholat.
- Bahagia itu saat dosen pembimbingku menyuruhku dan ke-empat temanku yang lain untuk datang kerumahnya dan dengan berkaca kaca terharu memberi tahu kalau kami berhasil mendapat nilai A pada ujian skripsi.
- Bahagia itu sewaktu station radio kesayanganku memutar lagu-lagu pengantar tidur favoritku sampai tengah malam.
- Bahagia itu kala aku berhasil menjelaskan tentang apa itu PANCASILA pada teman chattingku yang berkebangsaan Amerika.
- Bahagia itu sewaktu seorang temanku mengatakan kalau aku telah berhasil menginspirasinya untuk melakukan sesuatu yang positif.
- Bahagia itu dikala aku mempunyai masalah yang rumit namun aku berhasil menyelesaikannya tanpa menangis sedikitpun.
- Bahagia itu disaat aku berhasil mencapai sesuatu lalu Ayahku datang mengelus kepalaku atau menepuk bahuku dan mengatakan bangga terhadapku.
- Bahagia itu saat aku bisa mendapatkan inspirasi dari hal-hal sekecil apapun namun aku berhasil mengembangkannya dalam sebuah tulisan yang panjang.
- Bahagia itu saat aku berhasil menyelesaikan semua pekerjaan dengan tepat waktu sesuai yang kutargetkan tanpa menggantungkan diri kepada orang lain.
--Luz--
Surabaya, May 21th, 2011
p.s: @office, disela2 waktu menunggu jam pulang kerja ;)